Menikmati Suasana Imlek Di Petak Enam ( Di Chandra) Glodok
Langkah Derofa - Bagi warga Jakarta dan sekitarnya pasti sudah tidak asing dengan kawasan Glodok yang dulu merupakan pusat penjualan alat elektronik.
Selain itu Glodok juga dikenal sebagai pecinan nya Jakarta, karna banyak warga keturunan Tionghoa ada disini.
Berhubung Imlek tinggal beberapa hari lagi maka gue dan teman teman ingin menikmati suasana imlek sambil kulineran di Petak Enam Di Chandra. Lokasinya di kawasan Glodok Jakarta Barat dan merupakan tempat terbaik menikmati suasana imlek di Jakarta.
Akses menuju kawasan ini sangat gampang, bisa menggunakan armada Trans Jakarta - turun Halte Glodok lalu berjalan sedikit kearah Petak Enam. Jika menggunakan Comutter line bisa turun di stasiun kota lalu bisa disambung dengan naik mikrolet/ TransJakarta atau ojek online karna jarak nya tidak terlalu jauh.
Kalau menggunakan kendaraan pribadi disarankan memakai motor karna kondisi disini sangat padat.
Sepanjang jalan menuju Petak Enam tepatnya di trotoar dipenuhi para pedagang ornamen khas imlek seperti lampion, bunga, amplop angpao yang semua berwarna merah menyala. Tak ketinggalan baju khas China yang disebut cheongsam dan kue keranjang.
Suasana nya sangat ramai oleh para pembeli pernak pernak imlek yang ingin perayaan imleknya jadi meriah. Kami harus berjalan pelan pelan terkadang berdesakan karna padatnya pejalan kaki.
Tak lama berjalan kami masuk ke sebuah gedung bernama “Di Chandra”, gedung ini berupa aula dengan arsitektur dan desain khas Tionghoa, pengunjung disambut oleh ornamen lampion berwarna merah. Dibagian tengah di hiasi lampu dan air mancur kecil.
Disini aroma imlek begitu terasa, ditambah lagi dengan diputar nya lagu lagu berbahasa Mandarin.
Petak enam Di Chandra ini merupakan destinasi wisata kuliner karna disini terdapat banyak tenant yang menyediakan aneka kuliner mulai dari halal sampai dengan non halal. Walau didominasi oleh chinese food tapi kuliner nusantara lain juga ada.
Kami datang kesini pas di jam makan siang sehingga kami susah mendapat tempat duduk. Suasana sangat ramai, tidak hanya dipenuhi oleh mereka yang kulineran tapi ramai juga oleh pengunjung yang sekedar wisata sambil berfoto foto.
Karna imlek tahun ini ber shio kelinci beberapa ornamen kelinci terdapat disini dan jadi spot foto para pengunjung.
Tidak hanya mereka yang berdarah Tionghoa saja yang ada disini tapi dari segala etnis bercampur aduk menikmati suasana imlek sambil kulineran.
Karna di lantai bawah sangat ramai dan kami tidak dapat tempat duduk, kami bergegas ke lantai atas, beruntung nya ada pengunjung yang selesai makan sehingga tempat mereka dapat kami duduki. Karna sudah dapat tempat maka kami segera memesan makanan.
Dari lantai atas terlihat keramaian di tempat ini dengan sangat jelas, orang orang yang lagi makan, pengunjung yang datang mencari tempat duduk, orang orang yang berfoto foto di beberapa spot semua bercampur menjadi satu.
Ada cemilan khas yang ada di sini dan wajib dicoba yaitu cempedak goreng, untuk membeli cemilan ini harus antri, booking dan harus menunggu beberapa saat karna cempedak nya sedang di goreng.
Cempedak goreng ini cukup enak, tapi harganya lumayan mahal yang mana untuk satu cempedak goreng dihargai 25.000 ribu, hehe.
Petak Enam Di Chandra selalu ramai di akhir minggu terlebih menjelang imlek seperti sekarang, para pengunjung ingin menikmati kuliner sambil menikmati suasana pecinan.
Oiya untuk masuk gedung Di Chandra ini tidak perlu bayar alias gratis,















Comments
Post a Comment