Tergiur Tiket Murah Ke Singapore


Universal Studio Singapore

LangkahDerofa - Sedikit flash back beberapa tahun yang lalu, salah seorang teman gue yang tinggal di kota Bandung menghubungi dan mengajak gue untuk liburan ke Singapore. Jujur waktu itu keadaan gue lagi butuh piknik karna beberapa waktu sebelum nya nyokap gue meninggal jadi gue sangat butuh liburan agar tidak sedih berlarut larut. 

Alasan kenapa memilih Singapore waktu itu, karna ada sebuah maskapai penerbangan yang terkenal dengan tiket murah nya menawarkan tiket promo ke Singapore pulang pergi dengan sangat murah. Jika dibandingkan dengan tiket domestik pun masih kalah jauh murah nya, siapa yang gak tergiur dengan harga murah sudah bisa berlibur keluar negri,    

Hal pertama yang gue persiapkan setelah membeli tiket pesawat adalah membuat passport, ya passport adalah identitas diri kita yang diperlukan saat melakukan perjalanan keluar negri dan berlaku selama lima tahun. Ada dua cara mengurus passport : pertama datang langsung ke kantor imigrasi dan kedua mengurus secara online. Membuat passport via online sangat gampang, awalnya mengisi formulir data diri setelah itu kita membayar biaya pembuatan passport ke bank, memilih jadwal interview/foto, datang ke kantor imigrasi membawa berkas dan persyaratan, foto dan interview, balik lagi tiga hari kemudian passport sudah jadi.

Selanjut nya kami mulai mencicil pengeluaran selama disana nantinya seperti pembayaran hostel dan membeli tiket tempat wisata, karna dari beli tiket pesawat sampai keberangkatan ada jeda waktu selama empat bulan (tiket promo biasanya begitu). Karna pengeluarannya nyicil jadi tidak memberatkan, juga lebih efektif karna disana kita tidak membeli tiket di loket lagi dan harga nya juga lebih murah. Salah seorang teman yang sudah pernah kesana jadi leader dan juga jadi guide, dia yang mengatur semua jadwal. Kita cuma tau beres saja dan bayar hehe, terima kasih Nana.

Marina Bay Sands

Hari Pertama – Rabu
Perjalanan ke Singapore kami mulai dari kota Bandung, dan karna gue dari Tangerang maka selasa malam pulang kerja gue langsung menuju Bandung dan menginap dirumah teman. Trip kali ini diikutioleh 6 orang dan semuanya berasal dari kota yang berbeda beda (Purwokerto, Kalimantan, Tangerang, Bandung).
 
Rabu pagi kami sudah di Bandara Husen Sastranegara Bandung siap untuk liburan dan senang senang. Perbedaan waktu Bandung dengan Singapore satu jam saja (Singapore lebih cepat) dan perjalanan Bandung Singapore juga ditempuh dalam waktu 1 jam 40 menit kurang lebih, kami sudah sampai di bandara Changi Singapore.

Bandara Changi
Bandara Changi merupakan salah satu bandara terbesar dan terbaik di dunia, ini bisa dilihat waktu pas menginjakkan kaki di bandara. Jadi waktu itu kami tidak langsung mengambil bagasi tapi malah mengelilingi bandara sambil berfoto dan karna waktu itu Januari awal suasana natal masih terasa, ini terlihat dari dekorasi nya.

Changi Airport

Setelah berfoto dan menikmati bandara kami menuju hostel/tempat menginap di daerah China Town tapi sebelum nya kami membeli kartu MRT terlebih dahulu, dan MRT ini akan menjadi transportasi kami selama berada di Singapore.
 
Kami menginap di hostel yang ada di China Town, jadi hostel ini adalah tempat menginap yang model nya seperti asrama, satu kamar diisi berapa orang dengan ranjang bertingkat dan tiap orang dapat loker menaruh barang. Lokasi hostel kami sangat dekat dengan stasiun MRT China Town jadi enak kalau mau pergi kemana mana.

Setelah makan siang di daerah China Town kami baru memulai petualangan. Oiya karna Singapore mayoritas warga nya adalah non muslim maka kebanyakan makanan yang dijajakan adalah makanan non halal, jadi buat yang muslim harus lebih selektif kalau urusan makan.

Haw Par Villa
Haw Par Villa adalah tempat pertama yang kami datangin, tempat ini berupa taman horor yang didalam nya berisi patung patung menyeramkan yang menggambarkan kehidupan di neraka, jadi bisa dibilang taman ini taman neraka. Sekilas memang menyeramkan karna pemandangan yang dilihat disini tidak jauh dari penyiksaan dan adegan horor, tapi juga terkesan lucu karna ada beberapa patung yang terlihat lebay dan kocak. 
 
Tapi apapun itu ada pelajaran moral yang didapat bahwa kalau tidak mau mengalami hal buruk seperti itu maka selama hidup di dunia tidak boleh berbuat kejahatan. Tempat ini lumayan sepi pengunjung padahal masuk kesini gratis loh.   

Haw Par Villa

Orchard Road
Orchard Road terkenal dengan wisata belanja nya karna di sepanjang jalan ini terdapat banyak toko, mal mal besar dan mewah, tapi untuk belanja kami enggak deh hehe. Di tempat ini kami cuma duduk santai menikmati sore hari sambil makan ice cream uncle (penjual nya sudah tua). Dan didaerah sini juga kami mencari tempat untuk makan malam.
  
Orchard Road

Hari Kedua – Kamis
Singapore adalah negara yang wilayah nya tidak luas tapi secara ekonomi negara ini tidak bisa dinggap remeh. Tidak memiliki sumber daya alam yang kaya seperti Indonesia, tapi mampu mengembangkan sektor pariwisata nya secara besar besaran. Salah satu tempat wisata yang terbesar di Singapore adalah Sentosa Island. Dan hari kedua ini kami mengunjungi Sentosa Island dan menikmati tempat wisata yang ada di tempat ini.

Trick Eye Museum
Tempat yang kami kunjungi pertama di Sentosa adalah Trick Eye Museum. Museum ini merupakan museum tiga dimensi yang mengandalkan tipuan mata, ada banyak spot yang bisa dijadikan tempat untuk berfoto disini semuanya keren keren dan lucu lucu. Waktu kesini pengunjung tidak terlalu ramai sehingga tidak harus antri berfoto, selain itu jika hasilnya kurang bagus kami bisa berfoto lagi. 
 
Ada beberapa spot yang harus rame rame dan juga foto sendiri. Gak usah khawatir gimana harus bergaya karna disini sudah disediakan contoh foto, tinggal ngikutin saja. Pengunjung juga bisa ber expresi dengan berbagai gaya untuk menghasilkan foto yang bagus. Museum ini tidak terlalu besar tapi lumayan lah jadi objek fotografi.  

Trick Eye Museum

Madame Tussaud
Tujuan selanjutnya adalah Madame Tussaud, merupakan museum patung lilin dari tokoh dan artis terkenal di dunia. Patung patung ini sangat mirip dengan aslinya jadi serasa berfoto dengan orang nya langsung, gak nyangka kan bisa berfoto dengan artis dan tokoh dunia semudah ini. Pihak museum juga menyediakan accessories supaya bisa terlihat sama dengan artis idola seperti tongkat, topi, sarung tinju, baju khas india dan masih banyak lagi. 
 
Patung patung dimuseum ini tidak diberi pembatas atau dimasukkan dalam kaca sehingga pengunjung bisa bebas memegang, memeluk dan bahkan berfoto dengan aneka gaya bersama sang patung, padahal biaya pembuatan patungnya mahal ya. Untuk beberapa patung diberi latar belakang yang sesuai seperti Obama dengan latar gedung putih dan masih banyak lagi.

Madame Tussaud Museum

Wings Of Time
Ini adalah pertunjukan air mancur yang memadukan antara air, sinar laser, bola api dan lampu LED. Pertunjukan yang sangat luar biasa. Pertunjukan ini diadakan dimalam hari di pinggir pantai dan waktu sedang menonton pertunjukan ini hujan deras mengguyur, kami aman karna sudah menggunakan jas hujan plastik hehe. Show ini bukan cuma show biasa saja tapi juga memiliki jalan cerita sendiri yaitu petualangan seekor burung, diakhir cerita ditutup dengan fireworks, keren.

Wings Of Time

Fyi  Tiket tempat wisata sudah kami beli di Indonesia secara online, selain harga murah juga tidak antri di loket tiket.  

Hari Ketiga – Jumat
Hal yang gue salut selama berada di negara ini adalah kesadaran warganya untuk tidak membuang sampah sembarangan (ada denda nya juga sih), jadi beberapa lokasi yang gue datangin selalu bersih dan tidak terlihat yang namanya sampah, salut. Selain itu masyarakat nya cenderung menggunakan transportasi publik dari pada kendaraan pribadi sehingga tidak mengalami kemacetan. Warganya juga tangguh berjalan kaki karna untuk mencapai stasiun MRT harus berjalan jauh apalagi kalau pindah jurusan atau transit, sering berjalan kaki hasilnya badan jadi sehat dan bugar.

Chinese & Japanese Garden
Hari ketiga berada di Singapore kami menuju Chinese & Japanese Garden, berangkat dari hostel dengan cuaca masih cerah tapi ketika sudah sampai di tujuan tiba tiba hujan turun dengan deras, kami aman meneruskan perjalanan karna sudah siap sedia dengan jas hujan plastik. Chinese & Japanese Garden ini adalah sebuah taman yang berkonsep taman kekaisaran Tiongkok dan Jepang. 
 
Ditaman ini berisi patung patung kaisar dan tokoh tokoh jaman dulu, disini juga ada pagoda dan kuil untuk beribadah. Dan karna konsep taman nya yang indah tempat ini juga bisa dijadikan sebagai tempat untuk pre wedding.   
Chinese Garden

Merlion Park
Setelah makan siang tujuan selanjut nya adalah Merlion Park, patung yang menjadi ikon dari Singapore. Dari stasiun MRT kami berjalan cukup jauh ke arah Merlion, gak sah rasanya kalau ke Singapore tidak berfoto ala ala di tempat ini. Merlion ini adalah patung berbadan ikan dengan kepala singa dan dari mulutnya akan mengeluarkan air mancur. Tempat ini selalu ramai dikunjungi oleh wisatawan dari berbagai negara, jadi kadang kadang untuk mendapatkan foto yang bagus dengan suasana sepi lumayan susah. Tapi enak nya disini tempat nya luas dan pemandangan bagus jadi bisa bersantai lama.    

Merlion

Garden By The Bay
Setelah dari Merlion kami berjalan jauh ke Garden By The Bay, tempat ini adalah sebuah taman atau kebun yang berisi berbagai tanaman dan bunga yang ditata dengan indah sehingga terlihat menarik dan unik nya taman ini adalah taman indoor yang diberi pendingin udara. Di area ini juga terdapat air terjun indoor dan udara disini sangat dingin apalagi di malam hari. 

Yang paling menarik dan sekaligus menakutkan juga buat yang takut ketinggian yaitu jembatan yang menghubungkan sebuah pohon dengan pohon yang lain, jembatan ini lumayan tinggi tapi pemandangan dari sini sangat indah bisa melihat penampakan Singapore di malam hari. Karna salah seorang teman gue takut ketinggian maka kami tidak berlama lama disini.

Gardens By The Bay

Sebelum pulang ke hostel kami menikmati malam di Marina Bay Sand, tempat ini sangat indah di malam hari pemandangan yang indah gedung gedung tinggi dengan lampu lampu sangat bagus untuk berfoto. Selain itu di tempat ini tiap malam ada pertunjukan Laser Show yang tempat nya di Danau depan Marina, show ini memadukan antara air mancur dengan sinar laser. Dan pertunjukan ini gratis, Singapore memang luar biasa dalam hal menarik para wisatawan.
   


Hari Keempat – Sabtu
Hari keempat masih ada beberapa tempat lagi yang akan dikunjungi, lebih tepat nya sih berburu oleh oleh. Tempat favorit para wisatawan untuk belanja biasa nya di daerah China Town dan Bugis Street.  

China Town
Hostel/penginapan kami berada di daerah China Town tapi kami belum meng explore tempat ini, dan dihari ke empat kami baru menjelajah tempat ini sekalian berburu oleh oleh. China Town merupakan daerah pecinan yang dipenuhi oleh toko, kios dan tempat makan. Selain wisata belanja dan wisata kuliner, di daerah ini juga terdapat kuil yang bisa dijadikan tempat wisata. China Town selalu ramai dikunjungi oleh wisatawan baik di siang hari maupun di malam hari.

Salah satu kuil di daerah Chinatown

Setelah dari China Town kami teruskan mencari oleh oleh didaerah Bugis Street, tempat ini lumayan kecil dibandingkan dengan China Town dan kata temen gue yang sering belanja harga ditempat ini lebih murah dari tempat lain.  

Cavenagh Bridge
Selesai membeli oleh oleh, sore harinya kami akan menghabiskan waktu di Cavenagh Bridge. Satu satunya jembatan gantung tertua di Singapore. Jembatan ini sangat indah di malam hari karna di hiasi oleh lampu warna warni dengan latar belakang The Fullerton Hotel. Dan sungai yang ada dibawah jembatan juga dijadikan tempat wisata karna ada perahu yang lalu lalang membawa wisatawan berkeliling. Sungai nya bersih, tidak tercium bau busuk disungai ini dan pemandangan di pinggir sungai juga indah. Banyak wisatawan dan warga setempat yang menghabiskan sore hari disini.

Cavenagh Bridge

Ketika hari mulai gelap kami kembali ke Merlion Park, untuk melihat patung Singa di malam hari dan tentunya sambil berfoto foto, Yup mumpung masih disini. Meskipun malam hari tempat ini selalu ramai oleh pengunjung yang menikmati kota Singapore di malam hari sambil berfoto foto.

Hari Kelima – Minggu
Setelah beberapa hari menghabiskan waktu di Singapore, saat nya untuk pulang ke Indonesia. Minggu pagi kami sudah check out dari hostel menuju bandara Changi, sedih juga liburan sudah berakhir tapi lebih sedih lagi kalau masih berlama lama di Singapore pengeluaran tambah banyak. 
 
Changi Singapore – Husen Sastranegara Bandung – Tangerang – Rumah – TIDUR. 
 
Ada makanan yang gue kangenin selama berada di Singapore yaitu pecel lele, dan sesampai dirumah besok nya gue langsung makan pecel lele.

Comments